HOME
HEADLINE NEWS :
 

Sabtu

Atletik Renang

0 komentar
Atletik renang adalah gerakan sewaktu berada di dalam air. Renang termasuk dalam kategori olah raga air selain polo air, loncat indah, renang indah, dan menyelam. Indonesia memiliki catatan sejarah tersendiri mengenai sepak terjang renang.

Terdapat banyak atlet renang handal di Indonesia, di antaranya Richard Sambera yang kini menjadi penyiar acara olah raga di salah satu stasiun televisi swasta, Kamidia Radisti; mantan atlet renang yang menjadi salah satu finalis Miss Indonesia 2007, Zoraya Perucha yang pensiun dari dunia renang dan saat ini bekerja di sebuah televisi swasta, dan yang paling terkenal adalah Elsa Mayora Nasution.

Sejarah

Banyak literatur mengatakan bahwa renang sudah ada sejak zaman prasejarah. Manusia purba zaman dulu sudah bisa renang gaya dada. Terdapat banyak dokumen atau buku kuno yang menjelaskan tentang renang, antara lain Beowulf, Eposh Gilgamesh, Odyssey hingga Alkitab Yehezkiel dan Kitab Yesaya.

Sekitar 1800, kolam-kolam renang dibangun di daratan Eropa dan sejak itulah perlombaan renang dimulai. Hingga kini, renang menjadi salah satu olah raga yang senantiasa dilombakan di ajang olimpiade sejak Olimpiade Athena 1896. Kiprah dunia renang di Indonesia cukup membanggakan. Pada 1952, atlet renang Indonesia diikutsertakan dalam Olimpiade Helsinki.

Pada 1908, didirikanlah Federasi Renang Internasional (FINA) sebagai induk atau wadah demi memajukan olah raga renang di dunia yang keberadannya diakui Komite Olimpiade Internasional. Sementara di Indonesia, terdapat Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) yang didirikan pada 21 Maret 1951.

Gaya dalam Renang

Terdapat beberapa gaya dalam renang di antaranya sebagai berikut.

1. Gaya Bebas

Gaya bebas adalah gaya dengan posisi wajah dan dada menghadap ke permukaan air, sementara kedua tangan mengayuh bergantian sebagai pendorong agar tubuh bergerak ke depan dan kedua kaki bergerak naik turun di dalam air. Gaya ini tidak memiliki teknik dasar yang sulit sehingga banyak orang yang mampu melakukannya.

2. Gaya Punggung

Gaya ini merupakan kebalikan dari gaya bebas. Gaya ini dilakukan dengan posisi wajah dan dada menghadap keluar permukaan air. Gerakan tangan dan kaki sama dengan gaya bebas. Pengambilan napas bisa dengan mudah dilakukan karena mulut dan hidung berada di luar air. Gaya punggung pertama kali dilombakan di Olimpiade Paris pada 1900.

3. Gaya Dada

Gaya dada sering disebut gaya katak karena gerakan kaki meniru bentuk kaki katak. Gaya ini sering diajarkan bagi perenang pemula. Posisinya, dada menghadap ke permukaan air, kedua tangan lurus ke depan lalu membuka keluar, sementara kedua kaki menendang ke arah luar.

4. Gaya Kupu Kupu

Sebenarnya, gaya kupu-kupu adalah salah satu variasi gaya dada. Namun, sejak 1933, gaya ini ditetapkan sebagai gaya tersendiri. Gaya kupu kupu terbilang cukup sulit dipelajari karena perenang dituntut untuk berkoordinasi antara gerakan tangan juga kakinya. Kedua lengan digerakkan dengan kuat ke arah luar, sementara kedua kaki menendang mengikuti ekor ikan.
Unduh Adobe Flash player
Patut saya ucapkan terima kasih kepada sobat, atas kunjungannya ke Jago Copy Blogspot
  • Oya Sobat Qu, Jangan lupa Komentarnya, Like Facebook Jago Copy dan Follow Twitter saya ya.. dibawa ini

    0 komentar:

    Poskan Komentar

    Terima kasih atas kunjungan, Jangan lupa komentarnya

    Lintas Islam

    Selengkapnya »

    Informasi

    Selengkapnya »

    Lintas Budaya

    Selengkapnya »

    Lintas Makalah

    Selengkapnya »
     

    Followers

    Pengikut G+

    Copyright © JAGO COPY BLOGSPOT | All Right Reserved.
    Template By Ervanda.info
    Bloggers - Meet Millions of BloggersHosting Gratis