HOME
HEADLINE NEWS :
 
Tampilkan postingan dengan label Mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mahasiswa. Tampilkan semua postingan

Sabtu

Beberapa Beasiswa Universitas di Luar Negeri

0 komentar
Siapa yang tidak ingin impiannya terwujud, termasuk impian diterima bersekolah di universitas di luar negeri yang diimpikan. Namun, untuk masuk universitas tersebut, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Meskipun begitu, tidak ada yang tidak mungkin jika Anda berusaha. Anda tetap memiliki kesempatan untuk masuk universitas impian. Pada artikel ini akan diuraikan lebih detail mengenai 10 tips bagaimana memilih universitas di luar negeri. Beasiswa Unggulan S2 S3 Dikti Diperpanjang Sampai 31 Mei 2012
  1. Berita gembira untuk para Laskar Beasiswa, Beasiswa Unggulan Dikti Luar Negeri diperpanjang hingga 31 Mei 2012. Kedubes Jepang Tawarkan Beasiswa untuk Lulusan SMA
  2. Pemerintah Jepang membuka tawaran beasiswa (Monbukagakusho) bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dari seluruh Indonesia yang memenuhi syarat. Hal itu disampaikan dalam siaran pers Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Senin (14/5/2012). Formulir yang dikirimkan harus disertai fotokopi rapor, ijazah, dan nilai ijazah sampai tanggal 15 Juni 2012. Aston University Postgraduate Taught Masters International Scholarships, UK
  3. The International Office is pleased to announce two £4,000 scholarships are available for successful applicants entering one of the specified postgraduate taught Masters programmes listed below. Scholarships will take the form of a £4,000 reduction in tuition fees. The closing date for scholarship applications will be Monday 30th June 2012. Dibuka...Beasiswa ADS ke Australia!
  4. Pemerintah Australia kembali meluncurkan program beasiswa Australian Development Scholarships (ADS). Program beasiswa yang dibiayai melalui AusAID untuk program studi S-2 dan S-3 tahun ajaran 2013/2014 di perguruan-perguruan tinggi Australia. Aplikasi sudah dibuka dan akan ditutup 17 Agustus 2012. Dibuka Beasiswa S-1 Perhotelan di Bali
  5. Bagi Anda yang tertarik untuk mendalami ilmu manajemen perhotelan, ada tawaran beasiswa menarik dari Stenden University di Bali, yang memiliki universitas induk di Belanda. Setiap lulusan dari universitas ini akan memiliki dua ijazah sekaligus yang berskala internasional. Segera persiapkan kelengkapan dokumen dan kirimkan sebelum 22 Juni 2012. Türkiye Scholarships for Indonesian Nationals
  6. The Embassy of the Republic of Turkey in Jakarta has the pleasure to announce the “Türkiye Scholarships”, a new and comprehensive scholarship programme initiated by the Government of the Republic of Turkey. Deadline for the applications is 1st June 2012.
  7. Beasiswa Pilot Batavia Air, Indonesia Semakin berkembangnya bisnis jasa transportasi udara di Indonesia dan pesatnya perkembangan PT Metro Batavia sebagai salah satu perusahaan jasa penerbangan di Indonesia, membuat kebutuhan akan penerbang secara kuantitias dan kualitas senantiasa meningkat dari tahun ke tahun.Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PT Metro Batavia kembali melaksanakan PROGRAM PENDIDIKAN PENERBANG 2012,untuk mencetak calon-calon penerbang yang handal dan profesional. Lamaran lengkap paling lambat tanggal 31 Mei 2012. Master’s Scholarships for Public Policy and Good Governance, Germany
  8. This programme is designed to further qualify future leaders in politics, law, economics and administration according to the principles of Good Governance and to prepare them in a praxis-oriented course for their professional life. The complete set of application papers must generally be submitted by 31 July 2012 to the usual application address in your home country. Beasiswa S1 UII Santri Unggulan 2012-2013
  9. Beasiswa Santri Unggulan Adalah beasiswa yang berasal dari Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri Kementerian Pendidikan Nasional (BPKLN Diknas), dan dikelola oleh Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia.
Yang kurang jelas anda bisa mencari Goole
Jago Copy
Selengkapnya

Jumat

Info Penerimaan Mahasiswa Baru STISI Telkom 2012 / 2013

0 komentar
Penerimaan Mahasiswa Baru 2012

Jalur Masuk
Memasuki tahun akademik 2012/2013, STISI Telkom melakukan seleksi penerimaan  mahasiswa baru secara bersama-sama dengan lembaga/institusi di bawah Yayasan Pendidikan Telkom yang tergabung dalam satu wadah SMBB Telkom 2012 (Seleksi Mahasiswa Baru Bersama Telkom 2012 - www.smbbtelkom.ac.id). Peserta yang dapat mengikuti seleksi ini adalah siswa SMA atau yang sederajat dari semua jurusan yang saat ini sedang duduk di kelas 12 atau yang sudah lulus. Adapun jalur yang dapat diikuti oleh para peserta adalah

  1. Ujian Tulis Gelombang 1 (UTG 1) dan Ujian Tulis Gelombang 2 (UTG 2)
  2. Ujian Saringan Masuk gelombang 1 (USM 1) dan Ujian Saringan Masuk gelombang 2 (USM 2)
  3. Jalur Penelusuran Potensi Akademik (JPPA) yang terdiri dari
  • JPPA Nasional
  • JPPA OSN
  • JPPA Unggulan
Selain dari itu, STISI Telkom juga menjadi tempat tes masuk menjadi mahasiswa baru  melalui Daily Computer Based Test (DCBT) yaitu tes masuk menjadi mahasiswa baru dengan bantuan Komputer. Setiap peserta yang mengikuti tes ini akan memperoleh hasil kelulusan secara real time / langsung, setelah selesai mengerjakan tes. Adapun lokasi tes model ini diselenggarakan di Kampus STISI Telkom, Jl Soekarno Hatta no 581 Bandung.

Beasiswa
Pada tahun akademik 2012/2013, STISI Telkom memberikan beasiswa unggulan yaitu pembebasan seluruh biaya pendidikan selama masa studi (8 semester) kepada peserta berikut
  1. Peserta yang menempati the best three (peringkat tiga terbaik) dari pilihan pertama di setiap program studi  pada jalur UTG 1
  2. Peserta yang dinyatakan lulus pada jalur JPPA Unggulan
    Informasi lebih lanjut kunjungi situs resminya...

Selengkapnya

Senin

Solusi Untuk Menyimak Efektif

0 komentar
Solusi Untuk Menyimak Efektif 
Salam Jagopyer, pada kesempatan kali ini, saya akan mengupdate MAKALAH SOLUSI MENYIMAK EFEKTIF bagi sahabat yag lagi mrncari artikel ini, sahabat lansung bisa copy muanya, tapi jangan lupa komentarnya ya..! Dari kendala yang dipaparkan diatas,maka ditemukan solusi-solusi untuk disamapikan kepada siswa supaya bisa menyimak lebih efektif. Adapun solusi-solusi tersebut antara lain :
Solusi Untuk Menyimak Efektif
  1. Mencoba memahami pokok pikiran atau ide utama pembicara.Seorang pendengar yang baik selalu mencoba untuk memahami intisari dari suatu pesan.Jangan mendengar secara masuk telinga kanan keluar telinga kiri atau sebaliknya. Dari pembicaraan yang panjang lebar, tentu terdapat pokok pikirannya. Peganglah pokok pikiran itu, niscaya anda tahu maksud pembicara. Hal ini mungkin sulit dilakukan pertama kali. Karena itu, kita memang perlu latihan berkonsentrasi mendengarkan orang yang berbicara tanpa melakukan hal lain yang menganggu konsentrasi kita.
  2. Hindari gangguan dari lingkungan sekitar
    Ini dia hubungannya dengan yang tadi/pendengar yang baik selalu mencoba untuk memfokuskan diri pada pembicara. Mencoba mendengarkan pendapat teman ketika rapat sebagai contoh, tanpa terpengaruh oleh sinyal SMS, dering telepon, orang yang berlalu lalang, dan sebagainya. Oleh karena itu untuk pembicaraan yang serius, faktor lingkungan perlu diperhatikan.
  3. Mencoba untuk mengendalikan emosi
    Pendengar yang baik selalu mencoba untuk mengesampingkan emosi, sehingga ia dapat menerima pembicaraan dengan jernih. Pendengar yang baik juga selalu mencoba untuk memahami pembicara tanpa membuat penilaian pribadi atas pembicara. Memang kadang ada kata-kata yang keliru dari pembicara yang perlu diluruskan. Namun pelurusan pun harus dengan ilmu. Nasehat hendaknya disampaikan setelah pembicara rampung berkata-kata. Itupun disampaikan secara empat mata tidak di depan udiens lain.
  4. Membuat catatan jelas dan singkat
    Buatlah catatan kecil tanpa mengurangi konsentrasi kita pada saat mendengarkan. Harap diingat kita tidak dapat mengerjakan dua tugas sekaligus tanpa mengurangi keefektifan salah satu diantaranya. Jadi ini harus dilakukan dengan ekstra konsentrasi. Munkin anda bisa melatih menulis cepat, dan juga catatan itu tidak perlu dengan tulisan tangan yang indah, bisa berupa singkatan-singkatan, diagram-diagram yang anda saja dapat membacanya. Tidak masalah, yang penting anda dapat memahaminya. Boleh juga disalin kembali jadi catatan yang lebih baik
  5. Mencoba untuk bersifat empati
    Mencoba untuk menghargai posisi pembicara, sehingga kita terhindar dari mendengar apa yang hanya mau kita dengar daja. Tempatkan diri anda sebagai diri pembicara. Ketika anda berbicara, tentu anda juga ingin pendengar mendengarkan dengan seksama. Ini juga yang diinginkan pembicara yang sedang berbicara di depan anda.
  6. Memperhatikan komunikasi non verbal
    Tataplah lawan bicara, dan perhatikan bahasa tubuh mereka. Searingkali terjadi pemahaman akan suatu informasi lebih bisa kita pahami dengan memperhatikan raut muka dan gerakan tubuh lawan bicara. Dan sebagai pendengar, kita pun harus memperhatikan bahasa tubuh yang kita tampilkan, seperti posisi duduk, raut muka, anggukan kepala dan sebagainya.
  7. Mendengarkan dengan selektif
    Seringkali dalam suatu pembicaraan, pembicara memberikan informasi-informasi yang penting. Kadang informasi tersebut tersembunyi di dalam konteks pembicaraan. Kita diharapkan dapat memilah-milah informasi tersebut untuk mendapatkan yang kita butuhkan.
  8. Bertanya pada tempatnyaTunda dahulu pertanyaan dan gagasan yang ingin disampaikan sampai pembicara selesai. Ajukan pertanyaan untuk memperjelas maksud pembicara. Ini hampir sama dengan point yang pertama. Bisa jadi, masalah yang anda tidak paham akan diterangkan seketika itu juga tanpa anda menanyakannya. Karena itu, sabarlah. Boleh jadi, tanpa bertanya pun apa yang anda bingungkan akan diterangkan kembali.
  9. Buatlah kesimpulan atas apa yang menjadi inti pembicaraanDengan mencoba menangkap intisari pembicaraan diharapkan kita dapat memahami permasalahan dengan kata kita sendiri. Cobalah ramu kembali apa yang pembicara telah sampaikan dengan kata-kata anda sendiri. Ini akan melatih anda untuk mengambil kesimpulan dengan baik.
  10. Memberikan umpan balik
    Memberikan umpan balik kepada pembicara sehingga ia mengetahui sejauh mana kita sudah memahami pembicaraan. Inilah saatnya bertanya, berpendapat atau berkomentar. Setelah pembicara selesai mengutarakan pembicaraanya, barulah giliran kita. Jangan diam saja, sampaikan sepatah dua patah kalimat agar pembicara tahu sejauh mana kita paham.
Jago Copy
Selengkapnya

Kendala Hambatan dalam Menyimak Efektif

1 komentar

Kendala Hambatan dalam Menyimak Efektif Tarigan (dalam Sutari, dkk 1997:117-118) mengemukakan beberapa alasan yang menyebabakan pembelajaran menyimak belum terlaksana dengan baik yaitu:
  1. Pelajaran menyimak relatif baru dinyatakan dalam kurikulum sekolah.
  2. Teori prinsif dan generalisasi mengenai menyimak belum banyak diungkapkan
  3. Pemahaman terhadap apa adan bagaimana menyimak itu masih minim
  4. Buku teks dan buku pegangan guru dalam pelajaran menyimak sangat langka
  5. Guru-guru bahasa Indonesia kurang pengalaman dalam melaksanakan pengajaran menyimak
  6. Bahan pengajaran menyimak sangat kurang
  7. Guru-guru Bahasa Indonesia belum terampil dalam menyusun bahan pengajaran menyimak
  8. Jumlah murid perkelas terlalu besar.
Hambatan-hambatan tersebut semakin bertambah dalam pembelajaran sastra karena adanya anggapan bahwa pembelajaran sastra kurang bermanfaat bagi kehidupan siswa. Metode yang digunakan dalam pembelajaran sastra kurang bervariasi sehingga menyebabakan kebosanan pada siswa.Sealin itu,guru cendrung kurang memotivasi siswa untuk belajar sastra dan media untuk pembelajaran sastra kurang mencukupi kebutuhan serta siswa belum mempunyai budaya untuk belajar sastra.

Faktor-faktor yang menyebabkan siswa kurang menyimak :
  1. Pemahaman siswa terhadap keterampilan menyimak masih kurang.Siswa kurang memahami teori dan manfaat menyimak.Untuk itu,guru harus memberikan pengetahuan kepada siswa tentang hal-hal yang berkaitan dengan keterampilan menyimak dan perannya dalam kehidupan mereka.
2. Siswa merasa kurang mendapat manfaat dari belajar menyimak   kurang termotivasi untuk belajar.Hal ini terjadi karena siswa beranggapan bahwa mendengarkan cerita adalah hal biasa yang sering mereka lakukan ketika kecil.Melihat kegiatan ini guru harus memberitahukan manfaat menyimak.
  1. Media pembelajaran menyimak yang kurang mencukupi dan belum dimanfaatkan secara efektif.Media seperti tape recorder jumlahnya terbatas sehingga penggunaannya harus bergantian dan menyesuaikan dengan kegiatan lain yang memanfaatkan media tersebut. Dalam proses belajar mengajar guru terkadang enggan menggunakan media yang ada karena pemanfaatannya memerlukan berbagai persiapan sehingga media tidak difungsikan secara efektif.
  1. Teknik pembelajaran menyimak yang kurang bervariasi. Dalam pembelajaran menyimak guru hanya membacakan teks dan siswa diminta menyimak. Guru seharusnya menerapakan teknik pembelajaran yang lebih bervariasi dan memanfaatkan media yang tersedia.
  1. Jumlah siswa telalu banyak. Dengan jumlah siswa 40 orang, guru dituntut untuk memilih teknik pembelajaran yang tepat sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Selain itu, guru harus menguasai pengelolaan kelas secara baik.
  1. Ruang belajar belum menunjang pembelajaran menyimak.Ruang kelas berdekatan dengan jalan raya sehinnga siswa mudah terganggu suara dari luar.Keadaan ini sulit diatasi karena kondisi setiap kelas hampir sama dan belum memiliki laboratorium bahasa
    Jago Copy Blogspot
Selengkapnya

Apa Itu Menyimak Efektif

2 komentar
Apa Itu Menyimak Efektif
Menyimak merupakan salah satu proses komunikasi. Komunikasi disini adalah proses dalam mengirim dan menerima informasi.Menyimak merupakan proses menerima informasi atau menyimak menyimak barsifat reseptif. Untuk menyimak secara efektif bukanlah hal yang mudah. Seseorang harus dapat bersikap objektif dan dapat memahami pesan yang disampaikan oleh lawan komunikasinya. Menyimak secara afektif membutuhkan konsentrasi, pengalaman dan keterampilan. Jadi, menyimak efektif adalah menyimak secara objektif dan memahami pesan yang disampaikan oleh lawan komunikasinya.
Jago Copy Blogspot
Selengkapnya

Contoh Makalah Dimensi Ekonomi Politik Domestik (Indonesia dan Internasional)

3 komentar


BAB I
PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang
    Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Dunia kini memiliki karakteristik global. Artinya, integrasi dunia makin ketat dan kaitan antara satu negara dengan negara lain makin erat. Peristiwa di satu negara yang jauh, akan terdengar dan bahkan berimbas di negara-negara lain. Dalam hal politik luar negeri Indonesia, maka untuk menghadapi era globalisasi adalah bagaimana pelaksanaan politik luar negeri Indonesia tersebut dalam percaturan internasional. Pelaksanaan politik luar negeri Indonesia diarahkan pada prioritas mengupayakan dan mengamankan serta meningkatkan kerja sama dan dukungan negara-negara sahabat serta badan-badan internasional bagi percepatan pemulihan perekonomian nasional. Sekaligus mengupayakan pulihnya kepercayaan internasional terhadap tekad dan kemampuan pemerintah Indonesia untuk mengatasi krisis multidimensional yang sedang dihadapi saat ini. Dan untuk menumbuhkan kepercayaan dunia internasional tersebut, yang harus dilakukan dalam pelaksanaan politik luar negeri Indonesia adalah dengan kebijakan yang dapat memperkuat keunggulan diplomasi Indonesia.
    Globalisasi perekonomian telah menjadi hard fact bagi semua negara termasuk berlaku di negara-negara sedang berkembang. Bagi sebagian negara, terutama bagi negara industri maju, hal tersebut telah mendatangkan berkah. Namun bagi sebagian besar lainnya, terutama sebagian besar negara berkembang seperti Indonesia, belum banyak membawa manfaat. Indonesia, sebagai negara yang sedang berkembang, memanfaatkan globalisasi perekonomian tersebut sebagai suatu cara untuk menjalin kerja sama ekonomi bilateral maupun multilateral, baik kerja sama kemitraan ekonomi, kerja sama keuangan, investasi, perdagangan, maupun kerja sama secara umum yang menangani isu ekonomi dan keuangan. Dalam ekonomi internasional, diperlukan suatu kebijakan luar negeri Indonesia, di mana kebijakan tersebut dapat menyeimbangkan kedudukan ekonomi Indonesia dalam perekonomian internasional, seperti pada kenyataannya sekarang ini, bahwa perekonomian Amerika-lah yang menjadi patokan bagi perekonomian sebagian besar negara-negara di dunia.
  2. Rumusan Masalah
    1. Bagaimana dimensi ekonomi politik domestik (Indonesia)?
    2. Bagaimana dimensi ekonomi politik internasional?
    3. Bagaimana kaitan antara keduanya?

  3. Tujuan1. Mendapatkan deskripsi tentang dimensi ekonomi politik domestik (Indonesia).2. Mendapatkan deskripsi tentang dimensi ekonomi politik internasional.3. Mendapatkan deskripsi tentang keterkaitan antara ekonomi politik domestik dan internasional.
  4. ManfaatMakalah ini diharapkan dapat menambah wawasan wacana pembaca khususnya dalam tema dimensi ekonomi politik domestik dan internasional serta keterkaitan keduanya.
BAB II
PEMBAHASAN
  1. Dimensi ekonomi politik domestik (Indonesia).
    Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia. 
    Terdapat beberapa pengaruh positif globalisasi terhadap politik luar negeri RI. Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan Indonesia kini dijalankan secara lebih terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan dijalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat sehingga rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.
    Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
    Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa

    Namun demikian tidak ada hal yang benar-benar sempurna di dunia ini. Terdapat pula efek negatif globalisasi yang mempengaruhi Indonesia. Diantaranya globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang
    Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut, dll.) membanjiri di Indonesia. Masyarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antar perilaku sesama warga.
    Dampak dari globalisasi di Indonesia, misalnya terjadinya krisis ekonomi 1997. Krisis telah mengangkat ke permukaan berbagai masalah domestik yang selama ini tersembunyi di balik keajaiban ekonomi dan pemerintahan yang otoriter. Selain itu, perubahan politik yang terjadi juga ditunjukkan fenomena desentralisasi dan menguatnya identitas kedaerahan. Situasi ini menyebabkan Indonesia menghadapi tekanan dari dua arah sekaligus, terkait dengan identitasnya sebagai negara-bangsa. Beberapa faktor yang mengiringi krisis ini adalah pergerakan finansial di tiga kutub di dunia atau triad power (AS, Eropa, dan Jepang), faktor institusi finansial yang berkembang pesat, dan faktor spekulasi yang mengiringi dinamika gejolak finansial global.
    Harry G. Johnson melihat bahwa kebijaksanaan ekonomi yang digunakan oleh negara berkembang umumnya berorientasi pada ”nasionalisme ekonomi”. Diantaranya:

    1. Cita-cita sosialisme: negara lebih suka mengembangkan perusahaan negara daripada perusahaan swasta, pengendalian harga oleh pemerintah daripada oleh mekanisme pasar.
    2. Kekuatan ekonomi dalam negeri: kebijaksanaan ekonomi dipusatkan pada subtitusi impor dengan proteksi tinggi, tanpa menghiraukan efisiensi dan keuntungan komparatif dari impor.3. Kecurigaan terhadap usaha asing: investasi asing umumnya dilarang, walaupun modal dan tenaga managemen dan teknis sangat diperlukan.
  2. Dimensi ekonomi politik internasional.1. Pengertian ekonomi politik internasional (EPI).Ekonomi politik internasional merupakan studi tentang saling keterkaitan dan interaksi antara fenomena politik dengan ekonomi, antara ”negara” dengan ”pasar”, antara lingkungan domestik dengan yang internasional, dan antara pemerintah dengan masyarakat. Ekonomi didefinisikan sebagai produksi, distribusi, dan konsumsi kekayaan; sedangkan politik sebagai sehimpunan lembaga dan aturan yang mengatur berbagai interaksi sosial dan ekonomi.Dalam pengertian yang lebih spesifik bisa disebutkan bahwa fokus perhatian ekonomi politik internasional adalah hubungan antara dinamika pasar dengan domestik keputusan-keputusan yang berkaitan dengan pasar itu di tingkat domestik maupun internasional. Ini berarti bahwa studi ekonomi politik internasional adalah studi tentang hubungan antara politik domestik di berbagai negara dengan ekonomi internasional; atau sebaliknya, ini adalah studi tentang dampak kekuatan pasar yang beroperasi dalam ekonomi internasional terhadap politik domestik negara-negara tertentu.2. Teori-teori yang berkaitan dengan EPIa. Teori MerkantilismeMerkantilisme adalah pandangan dunia tentang elit-elit politik yang berada pada garis depan pembangunan negara modern. Merkantilisme melihat perekonomian internasional sebagai arena konflik antara kepentingan nasional yang bertentangan daripada sebagai wilayah kerjasama dan saling menguntungkan. Persaingan ekonomi antar negara dapat mengambil dua bentuk yang berbeda. Pertama, merkantilisme bertahan atau ramah, adalah negara memelihara kepentingan ekonomi nasionalnya sebab hal tersebut merupakan unsur penting dalam keamanan nasionalnya. Kebijakan seperti itu tidak memiliki dampak negatif pada negara lain. Kedua, merkantilisme agresif atau jahat, yaitu megara-negara berupaya mengeksploitasi perekonomian internasional melalui kebijakan ekspansi. Sebagai contoh, imperalisme kekuatan kolonial bangsa Eropa di asia dan Afrika.
    Merkantilisme dengan demikian melihat kekuatan ekonomi dan kekuatan politik militer sebagai tujuan yang saling melengkapi, bukan saling bersaing dalam lingkaran arus balik positif. Pencapaian kekuatan ekonomi mendukung pengembangan kekuatan politik dan militer negara dan kekuatan politik dapat meningkatkan dan memperkuat ekonomi negara. Kaum merkantilis menyatakan bahwa perekonomian seharusnya tunduk pada tujuan utama peningkatan kekuatan negara, politik harus di utamakan daripada ekonomi. Tetapi isi dari kebijakan-kebijakan spesifik yang direkomendasikan untuk menjalankan tujuan tersebut telah berubah sepanjang waktu.

    b. Liberalisme ekonomiAdam Smith, bapak Liberalisme ekonomi, yakin bahwa pasar cenderung meluas secara spontan demi kepuasan kebutuhan manusia. Ekonomi liberal didasarkan pada pemikiran bahwa jika di biarkan sendiri perekonomian pasar akan berjalan spontan menurut mekanisme atau hukumnya sendiri. Hukum ini dipandang melekat dalam proses produksi ekonomi dan perdagangan. Kaum liberal berpendapat bahwa aliran modal, barang dan jasa yang bebas diantara negara-negara sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara global. Kaum ekonomi liberal menolak pandangan kaum merkantilis bahwa negara adalah aktor dan fokus sentral ketika menghadapi permasalahan ekonomi. Aktor sentral adalah individu sebagai konsumen dan sebagai produsen. Pasar adalah arena terbuka tempat para individu bersama-sama menukarkan barang dan jasa. Kaum liberal selanjutnya menolak pandangan” zero sum” kaum merkantilis, suatu pandangan bahwa keuntungan ekonomi suatu negara sebenarnya merupakan kerugian ekonomi negara lain. Kaum ekonom liberal terdahulu menyebut Laissez faire yaitu kebebasan pasar dari semua jenis pembatasan dan peraturan politik.Ringkasnya, kaum ekonomi liberal berpendapat bahwa perekonomian pasar merupakan suatu wilayah otonom dari masyarakat yang berjalan menurut hukum ekonominya sendiri. Pertukaran ekonomi bersifat “ positive sum game” dan pasar cenderung akan nampak memaksimalkan keuntungan bagi semua individu, rumah tangga, dan perusahaan yang berpartisipasi dalam pertukaran pasar. Perekonomian merupakan wilayah kerjasama bagi keuntungan timbal balik antar negara dan juga antar individu. Dengan demikian, perekonomian internasional seharusnya di dasarkan perdagangan bebas.

    c. MarxismeTeori Marxis dan teori Neo-Marxis dalam HI menolak pandangan realis/liberal tentang konflik atau kerja sama negara, tetapi sebaliknya berfokus pada aspek ekonomi dan materi. Marxisme membuat asumsi bahwa ekonomi lebih penting daripada persoalan-persoalan yang lain; sehingga memungkinkan bagi peningkatan kelas sebagai fokus studi. Para pendukung Marxis memandang sistem internasional sebagai sistem kapitalis terintegrasi yang mengejar akumulasi modal (kapital).
    Kaum Marxis sepakat dengan kaum merkantilis bahwa politik dan ekonomi sangat berkaitan, keduanya menolak pandangan kaum liberal tentang bidang ekonomi yang berjalan dengan hukumnya sendiri. Tetapi, sementara kaum merkantilis melihat ekonomi sebagai alat politik, kaum marxis menempatkan ekonomi yang pertama dan politik yang kedua. Bagi kaum marxis, perekonomian kapitalis didasarkan pada dua kelas sosial yang bertentangan salah satu kelas, kaum borjuis, memiliki alat-alat produksi. Sedangkan kaum proletar hanya memiliki kekuatan kerjanya saja, yang harus di jual pada borjuis. Tetapi buruh lebih banyak bekerja di banding yang ia dapatkan kembali. Terdapat nilai tambah yang diambil kaum borjuis. Hal ini merupakan keuntungan kapitalis, dan keuntungan itu berasal dari eksploitasi tenaga kerja.Pandangan kaum Marxis tersebut disebut “Matrialisme”. Hal ini didasarkan pada pernyataan bahwa aktivitas inti dalam masyarakat manapun hirau dengan cara-cara bagaimana manusia menghasilkan alat-alat eksistensinya.Teori ekonomi politik internasional saat ini yang berdasarkan kerangka Marxisme adalah analisis Immanuel Wallerstein tentang perkembangan sejarah perekonomian dunia kapitalis. Wallerstein memberikan banyak tekanan pada perekonomian dunia dan cenderung mengabaikan politik Internasional. Ia mempercayai perekonomian dunia sebagai pembangunan yang tidak seimbang yang telah menghasilkan hierarki dari wilayah core, semi periphery, dan periphery. Yang kaya dari wilayah core (Eropa Barat, Amerika Utara, Jepang) digerakkan atas penderitaaan wilayah periphery (Dunia Ketiga). Wellerstein melihat akhir Perang Dingin dan kehancuran blok Soviet sebagai akibat dari perkembangan perekonomian dunia kapitalis. Meskipun demikian, prospek jangka panjang adalah kehancuran system kapitalis, sebab. Kontradiksi dari system tersebut sekarang dibiarkan pada sekala dunia. Keberhasilan, bukan kegagalan, merupakan ancaman nyata bagi kapitalisme global, ketika kemungkinan perluasan semuanya digunakan, upaya tanpa akhir dalam mencari keuntungan akan mengakibatkan pada krisis baru dalam perekonomian kapitalis dunia yang, cepat atau lambat, akan menengarai kematiannya.Perekonomian adalah tempat eksploitasi dan perbedaan antar kelas sosial, khususnya kaum borjuis dan kaum proletar. Politik sebagian besar ditentukan oleh konteks sosial ekonomi. Kelas ekonomi yang dominan juga dominan secara politik. Hal itu berarti bahwa dalam perekonomian kapitalis kaum borjuis akan menjadi kelas berkuasa. Pembangunan kapitalis global bersifat tidak seimbang bahkan menghasilkan krisis dan kontradiksi, baik antar Negara maupun antar kelas sosial.Keterkaitan antara ekonomi politik domestik dan internasional.Hubungan internasional pada dasarnya mengandung interaksi yang bersifat ekonomi dan politik internasional. Ekonomi Politik Internasional mengulik teori-teori dari dua disiplin ilmu, ekonomi dan politik seperti masalah sistem moneter, perdagangan internasional, pembangunan ekonomi dan lain sebagainya. Ini merupakan studi mengenai masalah internasional yang terfokus pada masalah-masalah interdependensi kompleks yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari manusia.Sistem ekonomi memang pada dasarnya dikendalikan oleh sistem pasar internal, namun karena kerjasama yang dilakukan antar negara, membawa faktor eksternal sebagai penentu arah selanjutnya. Faktor eksternal yang mempengaruhi bergeraknya pasar contohnya seperti struktur masyarakat, perkembangan teknologi dan kerangka politik, baik kerangka politik domestik maupun kerangka politik internasional. Ekonomi Politik merupakan studi dimana terjadi saling keterkaitan antara ekonomi dan politik dalam kancah domestik. Suatu negara akan berupaya untuk menstabilkan ekonomi nasional dan menjadikannya sebagai salah satu penopang bagi kelancaran sistem politik nasional.Lalu apa bedanya dengan Ekonomi Politik Internasional? Penambahan kata Internasional disini ditujukan untung membedakan ruang lingkupnya. Ekonomi Politik terfokus pada ruang lingkup domestik, sedangkan Ekonomi Politik Internasional lebih kepada ruang lingkup global atau internasional. Ekonomi politik memfokuskan diri pada dinamika ekonomi dan politik dalam negeri itu sendiri. Bagaimana usaha suatu negara untuk memakmurkan negaranya melalui jalur ekonomi dan politik sebagai penghantarnya. Keduanya menjadi aspek penting untuk para pelaku ekonomi dan politik dalam upaya mencapai kestabilan dalam negeri.Apabila suatu negara mengembangkan sayapnya ke kancah dunia internasional dengan menjalin kerjasama dengan negara lain atau ikut serta dalam perdagangan internasional, itulah yang dinamakan Ekonomi Politik Internasional. Sistem politik dan ekonomi berjalan beringingan dan bergerak dari jalur domestik menuju ke jalur internasional. Dalam kancah internasional, ekonomi politik menunjukan adanya kerjasama antara negara satu dengan negara yang lain dalam memenuhi atau mencapai tujuannya. Mereka saling berinteraksi dan bekerjasama, baik dalam bidang politik maupun ekonomi. Keduanya akan selalu saling mengiringi dalam prosesnya meskipun pada dasarnya merupakan dua hal yang berbeda. Struktur dan sistem ekonomi internasional sebagian besar dipengaruhi oleh struktur dan operasi sistem politik internasional. Begitu pula dengan proses pembuatan kebijakan-kebijakan ekonomi juga secara tidak langsung digiring oleh kepentingan politik. Kepedulian politik pun akan selalu berpengaruh terhadap pembuatan kebijakan ekonomi.
Bab III sibat Buat sendiri ya..!

























Jago Copy - Google

Selengkapnya

Jumat

Contoh Makalah Ekonomi Doc / Pdf

1 komentar
KATA PENGANT AR

Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan karunia dan nikmat bagi umat-Nya. Alhamdulilaah Makalah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya.
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pendidikan Pancasila dan Kewargaan dengan Judul “KORUPSI MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN EKONOMI INDONESIA”, karena terbatasnya ilmu yang dimiliki oleh penulis maka Makalah ini jauh dari sempurna untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan.
Tidak lupa penulis sampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah turut membantu dalam penyusunan Makalah ini. Semoga bantuan dan bimbingan yang telh diberikan kepada kami mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT. Amin
Akhirnya penulis berharap semoga Makalah ini bermanfaat khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca.

............,..............,...........

Penulis
 DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................          i
DAFTAR ISI.....................................................................          ii

BAB I PENDAHULUAN
A      Latar Belakang.........................................................          1
B      Permasalahan ...........................................................          1
BAB II PEMBAHASAN

    Makna Tindak Pidana Korupsi......................................          2
    Korupsi dan Politik Hukum Ekonomi.............................          3
    Korupsi dan Desentralisasi............................................          5
    Memberantas Korupsi Demi Pembangunan Ekonomi.....          7

BAB III KESIMPULAN..................................................          9
DAFTAR PUSTAKA............................................................... 10

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Peraturan Perundang – Undangan merupakan wujud dari politik hukum institusi Negara dirancang dan disahkan senabagai Undang-Undang pemberantasan tindak pidana korupsi. Tebah pilih. Begitu kira-kira pendapat beberapa praktisi dan pengamat hukum terdapat gerak pemerintah dalam menangani kasus korupsi Akhir-akhir ini.

Para pejabat Negara menjadikan kasus korupsi dijadikan senjata ampuh dalam pidatonya, bicara seolah ia bersih, anti korupsi. Masyarakat melalui LSM dan Ormas pun  tidak mau kalah, mengambil manfaat dari kampanye anti korupsi di Indonesia.

Lemahnya hukum di Indonesia dijadikan senjata ampuh para koruptor untuk menghindar dari tuntutan. Kasus korupsi mantan Presiden Suharto, contoh kasus korupsi yang yang tak kunjung memperoleh titik penyelesaian. Padahal penyelesaian kasus-kasus korupsi Soeharto dan kroninya, dana BLBI dan kasus-kasus korupsi besar lainnya akan mampu mentimulus program pembangunan ekonomi di Indonesia.

B.    Permasalahan
1.     Bagaimana korupsi mempengaruhi pembangunan ekonomi di Indonesia?
2.     Strategi apa yang dapat dilakukan untuk meminimalisir praktek korupsi tersebut?
3.     Bagaimana Mutiplier effec bagu efesiensi dan efektifitas pembangunan ekonomi di Indonesia?

BAB II
PEMBAHASAN

A.    Makna Tindak Pidana Korupsi
Jeremy Pope dalam bukunya Confronting: The Elemen of National Integrity System, menjelaskan bahwa korupsi merupakan permasalahan global yang harus menjadi keprihatianan semua orang. Praktik korupsi biasanya sejajar dengan konsep pemerintahan totaliter, dictator yang meletakakan kekuasaan di tangan segelintir orang. Namun, tidak berarti dalam system social politik yang demokratis tidak ada korupsi bahkan bisa lebih parah berarti dalam system social politiknya teleransi bahkan memberikan ruang terhadap praktek korupsi tumbuh subur. Korupsi juga tindakan pelanggran hak asasi manusia, lanjut Pope.

Menurut Dleter Frish, mantan Direktur Jendral Pembangunan Eropa. Korupsi merupakan tindakan memperbesar biaya untuk barang dan jasa, memperbesar utang suatu Negara, dan menurunkan standar kualitas suatu barang. Biasanya proyek pembangunan dipilih karena alas an keterlibatan modal besar, bukan pada urgensi kepentingan public, korupsi selalu menyebabkan situasi social ekonomi tak pasti (uncertenly). Ketidakpastian ini tidak asimetris informasi dalam kegiatan ekonomi dan bisnis. Sector swasta sering melihat ini sebagai resiko terbesar yang harus ditanggung dalam menjalankan bisnis, sulit diprediksi berapa Return of investment (ROI) yang dapat diperoleh karena biaya yang harus dikeluarkan akibat praktek korupsi juga sulit diprediksi, Akhiar Salmi dalam makalahnya menjelaskan bahwa korupsi merupakan perbuatan buruk, seperti penggelapan uang, penerimaan uang sogok dan sebagainya.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari korupsi, Kolusi dan Nepotisme, pasal 1 menjelaskan bahwa tidak pidana korupsi sebagaimana Maksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia mendefenisikan korupsi sebagai salah satu tindak pidana. Mubaryanto, Penggiat Ekonomi Pancasila, dalamdalam artikelnya menjelaskan tentang korupsi bahwa, salah satu masalah besar berkaitan dengan keadilan adalah korupsi, yang kini kita lunakan menjadi “KKN”. Perubahan nama dari korupsi menjadi KKN ini barang kali beralasan karena praktek korusi korupsi memang terkait koneksi dan nepotisme. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa dampak “penggantian” ini tidak baik karena KKN ternyata dengan kata tersebut praktek korupsi lebih mudah diteleransi dibandingakan dengan penggunaan kata korupsi secara gambling dan jelas, tanpa tambahan kolusi dan nepotisme.

B.    Korupsi dan Politik Hukum Ekonomi
Korupsi merupakan permasalan mendesak yang harus diatasi, agar tercapai pertumbuhan dengan geliat ekonomi yang sehat. Berbagai catatan tentang korupsi yang setiap hari diberitakan oleh media masa baik cetak maupun elektronik, tergambar adanya peningkatan dan pengembangan model-model korupsi.
Dimensi politik hukum yang merupakan “kebijakan pemberlakuan” atau “anactment policy”, merupakan kebijakan pemberlakuan sangat dominant di Negara berkembang, pengusaha tepatnya, untuk hal yang bersifat negatif atau positif. Dan konsep perundang-undangan dengan dimensi seperti ini dominant terjadi di Indonesia, yang justru membuka pintu bagi masuknya praktek korupsi melalui kelemahan perundang-undangan.

Fakta yang terjadi menunjukan bahwa Negara-negara industri tidak dapat lagi menggulur Negara-negara berkembang soal praktik korupsi, karena melalui korusilah system ekonomi social rusak, baik Negara maju dan berkembang. Bahkan dalam buku “The Confession of Economic Hit Man” John Pakin mempertegas peran besar Negara adidaya seperti Amerika serikat melalui lembaga donor seperti IMF, Bank Dunia dan perusahaan Multinasional terperangkap dalam hutang luar Negeri yang luar biasa besar, seluruhnya dikorup oleh pengusaha Indonesia saat ini. Demokrasi dan metamorfosis Korupsi pergeseran sistem, melalui tumbangnya kekuasaan Icon orde baru, Soeharto, membawa berkah bagi tumbuhnya kehidupan demokrasi di Indonesia. Reformasi, begitu banyak orang menyebutperubahan tersebut. Namun sayangnya reformasi harus dibayar mahal oleh Indonesia melalui rontoknya fondasi ekonomi yang memang “Budle gum” yang setiap saat siap meledak itu. Kemunafikan (Hipocrassy) menjadi senjata ampuh untuk membodohi rakyat. Namun, apa mau ditanya rakyat tak pernah sadar, dan terbuai oleh lembut lagu dan kata tertata rapi dari hipocrasi yang lahir dari mulu para pelanjut cita-cita dan karakter orde baru. Dulu korupsi tertralisasi di pusat kekuasaan, seiring otonomi dan desentralisasi daerah yang diikuti oleh desentralisasi pengelolaan kekuangan daerah, korupsi mengalami pemerataan dan pertumbuhan yang signefikan. Disharmonisasi politik ekonomi social, grafik pertumbuhan jumlah rakyat terus naik karena korupsi.

Dalam kehidupan demokrasi di Indonesia praktek korupsi makin mudah ditemukan diberbagai bidang kehidupan. Pertama, karena melemahnya nilai-nilai sosial., kepentingan pribadi menjadi pilihan utama dibandingkan kepentingan umum, serta kepemilikan benda secara individual menjadi etika pribadi yang melandasi prilaku sosial sebagaian besar orang. Kedua, tidak ada transparansi dan tanggung gugat sistem integritas public. Biro prlayanan public justru digunakan oleh pejabat public untuk mengejar ambisi politik pribadi, semata-mata demi promosi jabatan dan kenaikan pangkat. Sementara kualitas dan kuantitas pelayanan public, bukan prioritas dan orientasi yang utama. Dan kedua alasan ini menyeruak di Indonesia, justru memfasilitasi korupsi. Mubaryanto menjelaskan, kunci dari pemecahan masalah korupsi adalah keberpihakan pemerintah pada keadilan. Korupsi harus dianggap menghambat pewujudan keadilan sosial, pembangunan sosial, dan pembangunan moral. Jika sekarang korupsi telah menghinggapi anggota-anggota legislative di pusat dan di daerah, bahayanya harus dianggap jauh lebih parah karena mereka (anggota DPR/DPRD) adalah wakil rakyat. Jika wakil-wakil rakyat sudah “berjamaah” dalam berkorupsi maka tindakan ini jelas tidak mewakili aspirasi rakyat, jika sejak krisis multidimensi yang berasal dari krimon 1997/1998 ada anjuran serius agar pemerintah berpihak pada ekonomi rakyat (dan tidak pada konglomerat), dalam bentuk program-program pemberdayaan ekonomi rakyat, maka ini berarti harus ada keadilan politik.
Keadilan ekonomi dan keadilan social sejauh ini tidak terwujud di Indonesia karena tidak  kembangkannya keadilan politik. Keadilan politik adalah aturan main berpolitik yang adil, atau menghasilkan keadilan bagi seluruh warga Negara. Kita menghimbau para filosof dan ilmuan-ilmuan social, untuk bekerja keras dan berpikir secara empiric indktif yaitu selalu menggunakan data-data empiric dalam berargumentasi, tidak hanya berpikir secara teoritis saj, lebih-lebih dengan selalu mengacu pada teori-teori berat. Dengan berpikir empiric kesimpulan-kesimpulan pemikiran yang dihasilkan akan langsung bermanfaat bagi masyarakat dan para pengambil kebijakan masa sekarang. Misalnya, adilkah orang-orang kaya kita hidup mewah ketika pada saat yang sama masih sangat banyak warga bangsa yang harus mengemis sekedar untuk makan. Negara kaya atau miskin sama saja, apabila tidak ada itikad baik untuk memberantas praktek korup maka akan selalu mendestruksi perekonomian dalam jangka pendek maupun panjang. Banyak bukti yang menunjukan bahwa skandal ekonomi dan korupsi sering terjadi dibanyak Negara kaya dan makmur dan juga terjadi dari kebejatan moral para cleptocrasy di Negara-negara miskin dan berkembang seperti Indonesia. Pembangunan ekonomi sering dijadikan asalan untuk mengendalikan sumber dya alam kepada perusahaan multinasional dan negar adi daya yang Didalamnya telah terkemas praktik korupsi untuk menumpuk pundik-pundi harta bagi kepentingan politik dan pribadi maupun Kelompoknya.

C.    Korupsi dan Desentralisasi
Desentralisasi atau otonomi daerah merupakan perubahan paling mencolok Setelah reformasi digulirkan. Desentralisasi di Indonesia banyak pengamat ekonomi merupakan kasus Pelaksanaan desentralisasi terbesar di dunia, sehingga Pelaksanaan desentralisasi di Indonesia menjadi kasus menarik bagi studi banyak ekonomi dan pengamat politik dunia. Kompleksitas permasalahan muncul kepermukaan, yang paling mencolok adalah terkuangnya sebagian kasus-kasus korupsi para birokrat daerah dan anggota legislative daerah. Hal ini merupakan fakta bahwa praktek korupsi telah mengakar dalam kehidupan social politik ekonomi di Indonesia. Pemerintah daerah menjadi salah satu motor pendobrak pembangunan ekonomi. Namun juga sering membuat makin parahnya high cost economy di Indonesia, karena munculnya penguatan-penguatan yang lahir melalui Perda (pendapan daerah) yang dibuat dalam rangka meningkatkan PAD (pendapatan daerah) yang membuka ruang-ruang korupsi baru di daerah. Mereka tidak sadar, karena praktek itulah, inpestor menahan diri untuk masuk daerahnya dan memilih daerah yang memiliki potensi biaya rendah dengan akibat itu semua kemiskinan meningkat karena Lapangan pekerjaan menyempip dan pembangunan ekonomi pembangunan di daerah terhambat boro-boro memacu PAD. Terdapat bobot yang menentukan daya saing infestasi daerah. Pertama, factor kelembagaan. Kedua, factor inpraskruktur, ketiga, fakor social politik. Keempat, factor ekonomi daerah. Kelima, factor ketenaga kerjaan hasil penelitian komite pemantauan Pelaksanaan otonomi daerah (KPPOD) menjelaskan pada tahun 2002 faktor kelembagaan dalam hal ini pemerintah daerah sebagai factor penghamabat terbesar bagi inpestasi hal ini berarti birokrasi menjadi penghambat utama bagi infestasi yang menyebabkan munculnya Haighcost economy yang beratri praktek korupsi yang melalui pungutan-pungutan liar yang berarati liar dan dana pelican marah pada awal Pelaksanaan desentralisasi atau otonomi daerah terserbut. Dan jelas ini emnhambat tumbuhnya kesempatan Kerja dan pengurangan kemiskinan di daerah karena korupsi di birokrasi daerah. Namun, pada tahun 2005 faktor penghambat utama tersebut berubah. Kondisi social politik dominant menjadi hambatan bagi tumbuhnya di daerah.

Pada 2005 banyak daerah banyak melalukan pemilihan Kepala daerah (Pilkada secara langsung yang menyebabkan instabilitasi politik di daerah yang membuat enggan para inspector untuk menanam modalnya di daerah. Dalam situasi politik ini, inspector local memilih modalnya kepada ekspestasi politik dengan membantu pendanaan kampanye calon-calon Kepala daerah tertentu dengan harapan akan memperoleh kemenagan dan memperoleh proyek pembangunan di daerah sebagai imbalannya. Kondisi seperti ini tidak akan menstimulus pembangunan ekonomi. Justru  hanya akan meperbesar pengeluaran pemerintah (Goverenment expenditure) karena para inspector hanya mengerjakan prokyek-proyek pemerintah tanpa menciptakan aut put baru di luar pengeluaran pemerintah (biaya aparatur Negara) bahkan akan berdampak pada inspestasi pengeluaran pemerintah karena untuk meningkatkan PAD-nya mau-tidak mau pemerintah harus mengenjot pemdapatan dari pajak dan retrevusi melalui berbagai Perda (peraturan daerah) yang menciptakan ruang bagi praktek korupsi. Titik tolak pemerintah daerah untuk memperoleh PAD yang tinggi inilah yang menjadi yang menjadi penyebab munculnya haigh cost economy yang melahirkan ekonomi tersebut akan di dukung oleh birokrasi yang  njelimet.

Seharusnya titik tolak daerah adalah pembangunan ekonomi daerah dengan menarik infestasi daerah yang sebesar-besarnya dengan merampingkan birokrasi dan memperpendek jalur serta jangka Waktu pengurusan Dokumen usaha serta membersihkan birokrasi dari prektek korupsi. Peneingkatan PAD (pendapatan asli daerah), pengurangan jumlah pengurangan jumlah penganguran dan kemiskinan pasti mengikuti.

D.    Memberantas Korupsi Demi Pembangunan Ekonomi
Selain menghambat pertumbuhan ekonomi, korupsi juga menghamabt pengembangan system pemerintahan demokratis. Korusi Memupuk tradisi perbuatan yang menguntungkan diri sendiri atau Kelompok, yang mengesampingkan kepentingan public. Dengan begitu korupsi menutup rapat-rapat kesempatan rakyat lemah menikmati pembangunan ekonomi dan kualitas hidup yang lebih baik. Pendekatan yang paling ampuh dalam melawan korupsi di Indonesia. Pertama, mulai dari meningkatkan standar tata pemerintahan melalui konstruksi integritas nasional. Tata pemerintahan modern mengedepankan system tanggung gugat dalam tatanan seperti ini harus muncul pers yang bebas dengan batas-batas undang-undang, yang juga harus mendukung terciptanya tata pemerintah dan masyarakat yang bebas dari korupsi. Demikian pula dengan pengadilan. Pengadilan merupakan bagian dari tata pemerintahan, yudikatip tidak lagi menjadi hamba penguasa. Namun memiliki ruang kebebasan menegakan kedaulkatan hukum dan peraturan dengan Demikian akan terbentuk lingkaran perbaikan yang memungkin seluruh pihak untuk melalukan pengawasan, dan pihak lain diawasi. Namun, konsep ini sangat mudah dituliskan atau dikatakan dari pada dilaksanakan. Setidaknya dibutuhkan waktui yang cukup lama untuk membangun pilar-pilar. Bangunan integritas nasional yang melakukan tugas-tugas yang efektif dan berhasil menjadikan tindakan korupsi sebagai prilaku beresiko yang sangat tinggi dengan hati yang sedikit.

Kedua, hal yang paling sulit dan punda mental dari semua perlawanan terhadap korupsi adalah bagaimana membangun kemauan politik (political will). Kemauan politik yang dimaksud bukan sekedar kemauan para politis dan orang-orang yang berkecimbung dalam ranah politik. Namun, ada yang lebih penting sekedar itu semua. Yakni, kemauan politik yang termanisfestasikan dalam bentuk keberanian yang didukung oleh kecerdasan sasial masyarakat sipil atau warga Negara dari berbagai elemen atau sastra social. Sehingga jabatan politik tidak lagi digunakan secara mudah untuk memperkaya diri, namun sebagai tanggung jawabuntuk mengelola dan bertanggung jawab untuk merumuskan gerakan mencapai kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik.

Dalam tatanan pemerintahan yang demokratis, para politis dan pejabat Negara tergantung dengan suara masyarakat sipil. Artinya kecerdasan social politik dari masyarakat sipil-lah yang memaksa para politisi dan pejabat Negara untuk menahan diri dari praktek korupsi. Masyarakat sipil yang cerdas secara social politik akan memilih pimpinan (politis) dan pejabat Negara yang memiliki integritas diri yang mampu menahan diri dari korupsi dan merancang kebijakan kearah pembangunan ekonomi yang lebih baik. Melalui masyarakat sipil yang cerdas secara social politik pula pilar-pilar peradilan dan media massa dapat di awasi sehingga membentuk integritas nasional yang alergi korupsi. Ketika kontrusi integritas Nasional berdiri kokoh dengan payung kecerdasar social politik masyarakat sipil, maka pembangunan ekonomi dapat distimulus dengan efektif. Masyarakat sipil akan mendorong pemerintah untuk menciptakan ruang pembangunan ekonomi yang potensial.
BAB III
KESIMPULAN

 Merangfkai kata untuk perubahan memang mudah. Namun, melaksankan rangkaian kata dalam bentuk gerakan terkadang sulit. Dibutuhkan kecerdasan dan keberanian untuk mendobrak dan merobohkan pilar-pilar korupsi yang menjadi penghambat utama lambatnya pembangunan ekonomi dan paripurna di Indonesia. Korupsi yang telah terlalu lama wabah yang tidak pernah tepat Sasaran ibarat “yang sakit Kepala, kok yang di obati tangan”. Pemberantasan korupsi seakan hanya menjadi komoditas politik, bahan retorika ampuh menarik simpati. Oleh sebab itu dibutuhkan kecerdasan masyarakat sipil untuk mengawasi dan membuat keputusan politik mencegah makin mewabahnya penyakit kotor korupsi di Indonesia. Tidak mudah memang.

PUSTAKA

Harian Kompas, 13 Juni 2006,

Gramedia Hikmahanto Juwana, Paper 2006, “Politik Hukum UU Bidang Ekonomi di Indonesia” MPKP, FE,UI.

Mobaryanto, artikel, “Keberpihakan dan Keadilan”, Jurnal Ekonomi Rakyat, UGM, 2004.
Jeremy Pope, “Confronting Corruption: The Element Of National Integrity System”. Transparency International, 2000.

Robet A Simanjuntak, “Implementasi Desentralisasi Fiskal: Problem, Prospek, dan Kebijakan”.  LPEM UI, 2003.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah            .

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah.
Selengkapnya

Sabtu

Makalah Singkat Seputar Zaman Filsafat Helenisme

0 komentar
Sahabat Jago Copy ini ada judul makalah singkat yang kami update hari ini kalau sahabat perlu sahabat tinggal Copy aja..

A.    Pengertian Helenisme
        Bertens (1993) berpendapat, mempelajari filsafat Yunani berarti menyaksikan kelahiran filsafat. Dimana banyak sekali bermunculan tokoh-tokoh pemikir sekaligus filsuf yang lahir dalam “Dunia Yunani”, baik yang terkenal hingga mereka yang kurang terkenal dalam pemikirannya. Filsuf yang terkenal kebanyakan dari mereka adalah ang menuliskan pemikirannya, sebut saja Aristoteles dengan tulisan-tulisannya. Meski adapula Filsuf yang tidak menulis sebarispun seperti Thales, Phytagoras, dan Sokrates. (Bertens, 1993)
       Zaman sesudah Aristoteles memang zaman yang berbeda sekali dengan zaman Aristoteles. Zaman ini adalah zaman yang baru, yang dimulai dengan pemerintahan Aleksander Agung, dan disebut zaman Helenisme.
      Helenisme berasal dari kata Hellenizein (= berbahasa Yunani, dan juga menjadikan Yunani) sebagai roh dan kebudayaan Yunani sepanjang roh dan kebudayaan itu memberikan ciri-cirinya kepada para bangsa yang bukan Yunani disekitar lautan tengah, mengadakan perubahan-perubahan dibidang kesusasteraan, agama, dan keadaan bangsa-bangsa itu.

     Istilah Helenistik (berasal dari kata Ἕλλην Héllēn, istilah yang dipakai secara tradisional oleh orang Yunani sendiri untuk menyebutkan nama etnik mereka) mula-mula dipakai oleh ahli sejarah Jerman, Johann Gustav Droysen merujuk pada penyebaran peradaban Yunani pada bangsa bukan Yunani yang ditaklukkan oleh Aleksander Agung. Menurut Droysen, peradaban Helenistik adalah fusi/gabungan dari peradaban Yunani dengan peradaban Timur Dekat. Pusat kebudayaan utama berkembang dari daratan Yunani ke Pergamon, Rhodes, Antioch dan Aleksandria/Iskandariyah.

      Helenis jika diartikan sebagai “kebudayaan Yunani” yang membaur dengan kebudayaan lain atau dengan sengaja ditanamkan ke dalam sebuah kebudayaan daerah taklukan maka dapat dikatakan Helenis sudah berkembang lebih dari empat abad sebelum Aleksander atau sekitar abd 8SM, namun jika diterjemahkan secara khas maka Helenisme dapat dipersempit cakupannya terbatas hanya pada masa Aleksander dan kebijakan-kebijakan pemerintahannya dan segala yang berkaitan dengan kebudayaan dan filsafat dimasanya.



B.    Perkembangan dalam Dunia Filsafat
      Dalam bidang ilmu pengetahuan dan matematika, karya-karya yang lahir selama periode ini merupakan karya terbaik yang pernah dicapai bangsa Yunani, untuk bidang filsafat terjadi perubahan “sudut pandang”, filsafat yang semula bersifat teoritis menjadi filsafat yang praktis, dimana filsafat menjadi suatu seni hidup orang bijak. Orang bijak adalah orang yang hidupnya menurut akal dan rasionya.
Kemunculan filsafat pada periode ini dapat dibedakan menjadi dua aliran, yang pertama bersifat etis yaitu Epikuros dan Stoa, kedua filsafat yang diwarnai agama diantaranya Neopythagoris, Filsafat Platonis Tengah, Filsafat Yahudi, dan Neoplatonisme.

1.      Epikurisme (341 – 271 SM)
      Epikuros ( 341-270 ) berasal dari pulau samos dan mendirikan sekolah filsafat baru di Athena. Ia menghidupkan kembali atomisme Demokritos.
   Menurut pendapat Epikuros, segala- galanya terdiri dari atom- atom yang senantiasa bergerak dan secara kebetulan tubrukan yang satu dengan yang lain. Manusia hidup bahagia jika ia mengakui susunan dunia ini dan tidak ditakutkan oleh dewa- dewa atau apa pun juga. Dewa- dewa tidak mempengaruhi dunia . Lagipula, agar dapat hidup bahagia manusia mesti menggunakan kehendak bebas dengan mencari kesenangan sedapat mungkin. Tetapi terlalu banyak kesenangan sedapat mungkin . Tetapi terlalu banyak kesenangan akan menggelisahkan batin manusia. Orang bijaksana tahu membatasi diri dan terutama mencari kesenangan rohani supaya keadaan batin tetap tenang.

2.      Stoisisme (336 – 264 SM)
      Mazhab Stoa didirikan di Athena oleh Zeno dari Kition sekitar tahun 300 SM. Nama Stoa menunjuk kepada serambi bertiang , tempat Zeno memberikan pelajaran. Menurut Stoitisme, jagat raya dari dalam sama sekali ditentukan oleh suatu kuasa yang disebut ” Logos” itu. Berdasarkan rasionya , manusia sanggup mengenal orde universal dalam jagat raya. Ia akan hidup bijaksana dan bahagia, asal saja ia bertindak menurut rasionya. Jika memang demikian ia akan menguasai nafsu- nafsunya dan mengendalikan diri secara sempurna , supaya dengan penuh keinsyafan ia menaklukan diri pada hukum- hukum alam. Seorang yang hidup menurut prinsip- prinsip stoisisme, sama sekali tidak mempedulikan kematian dan segala malapetaka lain, karena insyaf bahwa semua itu akan terjadi menurut keharusan mutlak. Sudah nyata kiranya bahwa etika stoisisme ini betul- betul bersifat kejam dan menuntut watak yang sungguh- sungguh kuat.
     Mungkin karena cocok dengan tabiat Romawi yang bersifat agak pragmatis, di kemudian hari stoisisme mengalami sukses besar dalam kekaisaran Romawi . Dua orang Roma yang terkenal sebagai pengikut mazhab Stoa ialah Seneca (2-65 ) dan kaisar Marcus Aurelius ( 121- 180 ).

3.      Aliran Neo Pythagoras
      Dinamakan Neo Pyithagoras karena ia berpangkal pada ajaran Pyithagoras yang mendidik kebatinan dengan belajar menyucikan roh. Yang mengajarkannya ialah mula-mula ialah Moderatus dan Gades, yang hidup dalam abad pertama tahun masehi. Ajaran itu kemudian diteruskan oleh Nicomachos dari Gerasa.
Untuk mendidik perasaan cinta dan mengabdi kepada Tuhan, orang harus menghidupkan dalam perasaannya jarak yang jauh antara Tuhan dan manusia. Makin besar jarak itu makin besar cinta kepada Tuhan. Dalam mistik ini, tajam sekali dikemukakan perbedaan antara Tuhan dan manusia, Tuhan dan barang. Bedanya Tuhan dan manusia digambarkan dalam mistik neo Pythagoras sebagai perbedaan antara yang sebersih-bersihnya dengan yang bernoda. Yang sebersih-bersihnya adalah Tuhan, yang bernoda ialah manusia.
Menurut mereka, Tuhan sendiri tidak membuat bumi ini. sebab apabila Tuhan membuat bumi ini, berarti ia mempergunakan barang yang bernoda sebagai bahannya. Dunia ini dibuat oleh pembantunya, yaitu Demiourgos. Kaum ini percaya bahwa jiwa ini akan hidup selama-lamanya dan pindah-pindah dari angkatan makhluk turun temurun. Kepercayaan inilah yang menjadi pangkal ajaran mereka tentang inkarnasi.

4.      Eklektisisme (Filsafat Yahudi)
      Dengan Eklektisisme bukanlah suatu Mazhab atau aliran melainkan suatu tendensi umum yang memetik berbagai unsur filsafat dari aliran-aliran lain tanpa berhasil mencapai kesatuan pemikiran yang sungguh-sungguh . Salah seorang warga Roma yang biasanya digolongkan dalam elektisisme adalah negarawan dan ahli berpidato tersohor yang bernama Cicero ( 106-43 ). Di Alexandria hidup seorang pemikir Yahudi yang barangkali boleh juga terhitung dalam tendensi ini namanya Philo (25 SM- 50M). Ia berusaha mendamaikan agama Yahudi dengan filsafat Yunani, khususnya Plato.

5.      Neoplatonisme
      Pucak terakhir dalam sejarah filsafat Yunani adalah ajaran yang disebut ”neoplatonisme”. Sebagaimana namanya sudah menyatakan itu, aliran ini bermaksud menghidupkan kembali filsafat Plato. Tetapi itu tidak berarti bahwa pengikut- pengikutnya tidak dipengaruhi oleh filsuf- filsuf lain, seperti aristoteles misalnya dan mazhab Stoa. Sebenarnya ajaran ini merupakan semacam sintesa dari semua aliran filsafat sampai saat itu, dimana Plato diberi tempat istimewa.
Filsuf yang menciptakan sintesa itu bernama Plotinos (203/4-269/70). Ia lahir di Mesir dan pada umur 40 tahun ia tiba di Roma untuk mendirikan suatu sekolah filsafat di sana. Sesudah meninggalnya sekitar tahun 270 M karangan- karangan Plotinos dikumpulkan dan diterbitkan oleh muridnya Porphyrios, dengan judul Enneadeis.
Seluruh sistem filsafat Plotinos Berkisar pada konsep kesatuan. Atau dapat juga kita katakan bahwa seluruh sistem filsafat Plotinos berkisar pada Allah sebab Allah disebutnya dengan nama ”yang satu”.

C.    Berakhirnya Masa Kejayaan Helenisme
Setelah kematian Aleksander, ada upaya untuk mempertahankan kesatuan imperiumnya. Namun terjadi perang saudara dalam pemerintahan setelahnya yang kemudian terpecah menjadi dua, yakni dinasti Ptolemeus dan Scleucid (sebutan bagi dinasti Seleucus) dimana keduanya tak mampu melanjutkan upaya Aleksander untuk melakukan pembauran antara bangsa Yunani dan Barbar, dan mereka mendirikan tirani militer yang pertama-tama dilandaskan pada kekuatan pasukan Makedonia yang berada di pihaknya masing-masing, diperkuat oleh serdadu bayaran dari Yunani.
Beberapa peninggalan yang dapat dilihat sesudah “keruntuhan” Helenisme diantaranya adalah:
  1. Sebelum timbulnya masa Helenisme, fikiran masyarakat Yunani hanya terbatas pada cerita-cerita agama yang dibawa oleh para agamawan. Mereka hanya menelan mentah semua yang diajarkan oleh pendeta itu tanpa memikirkan apakah itu benar atau tidak. Setelah masuk pada masa Helenisme mulailah timbul pemikir/ filosof-filosof yang mempertanyakan hal itu. Mereka lalu membagi hal yang bersifat ghaib dan yang bersifat rill. Namun sayangnya mereka belum mampu mencapai tingkat yang lebih tinggi, yaitu “siapakah yang awal?
  2. Mesopotamia, maupun wilayah Barat yang lebih jauh, bahasa Yunani menjadi bahasa sastra dan kebudayaan, dan tetap demikian sampai saatnya ditaklukkan oleh dunia Islam.
  3. Berdirinya kota Aleksandria sebagai keberhasilan paling gemilang pada abad ke-3 SM yang menjadi pusat perkembangan matematika dan tetap demikian hingga masa keruntuhan Romawi.
  4. Filsafat Yunani zaman Helenis telah mempengaruhi perumusan teologi Kristen, dan bukan hanya filsafatnya tetapi juga kesusastraan, seni rupa dan arsitektur Helenisme, serta telah memberikan inspirasi, semenjak Renaisans, bagi kebudayaan Barat Modern.

 Daftar Pustaka
Alnold Toynbee. 2007. Sejarah Umat Manusia: Uraian Analitis, Kronologis, Naratif, dan Komparatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Bertrand Russell. 2004. Sejarah Pemikiran Barat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Jago Copy Makalah..
Selengkapnya

Perlu ga sih gerakan mahasiswa..?

0 komentar
Perlu ga sih gerakan mahasiswa..?
Pasti sangat perlu lah...!
Pembuktian gerakan mahasiswa Indonesia, sesuai dengan konteks jamannya harus memberikan kesimpulan apakah gerakan tersebut, dalam orientasi dan tindakan politikny, benar – benar mengarah dan bersandar dan problem proble dan kebutuhan sruktur kebutuhan rakyat Indonesia. Orientasi dan tindakan politik cermin daripada bagai mana mahasiswa Indonesia memahami masyarakatnnya, menentukan pelmihakan pada rakyat serta kecakapan merealisasi nilai nilai tujuan ediologinya.
Karena pranata mahasiswa merupakan gejalah pada masyarakat yang telah memiliki kesadaran berorganisasi, dan mahasiswa merupakan golongan yang telah diberi kesempatan social untuk menikmati kesadaran tersebut, maka asumsi bahwa grakan mahasiswa memberikan penghargaan yang tinggi terhadap kegunaan prganisasi dalam gerakannya adalah abasah. Dengan demikian kronologi gerakan mahasiswa harus menghitungkan batasan bagai mana mahsiswa memberikan nilai lebih terhadap organisasi, namun demikian tidak ada maksud dan menghargai gerakan rakyat sepontan.
Gerakan mahasiswa menjadi gagap dalam merespon keadaan kritis ini berbeda dengan sector masa yang lain; Buruh, Tani, Kaum Miskin, Kota yang tanpa dukungan dari mahasiswa-pun ternyata mampu melakukan aksi dalam skala besar. Disinilah peran pelopor gerakan mahaisiswa untuk menyatukan kekuatan –kekuatan tersebut menjadi hala yang Urgen.
Rakyat yang resah membutuhkan sebuah kepeloporan dalam hal kesadaran disini. Memajukan kesadaran ekonomis massa hingga menuju tartan politis adalak konkretisasi kepoloporan yang dimaksud.
Selengkapnya

Jumat

Asuhan Keperawatan Keganasan Pata Tulang

0 komentar
Asuhan keperawataan tentang Keganasan Tulang yang meliputi tumor tulang
Macam-macam bentuk neoplasma pada system musculoskeletal:
-Tumor osteogenik
-Konrogenik
-Fibrogenik
-Rabdomiogenik
-Tumor saraf

Tumor tulang dibagi menjadi 3:
1. Tumor tulang benigna
Tumor tulang benigna biasanya tumbuh lambat dan berbatas-batas, gejalanya sedikit, dan tidak menyebabkan kematian. Tumor tulang meliputi:
-Kista tulang
Merupakan lesi yang invasive dalam tulang
-Osteokondroma
Biasanya terjadi sebagai tonjolan tulang besar pada ujung tulang panjang (pada lutut/bahu)
-Enkondroma
Merupakan tumor tulang yang sering pada karilago hialin yang tumbuh di tangan, rusuk, femur, tibia, humerus/pelvis. Gejala satu-satunya adalah linu yang ringan.
-Osteoid osteoma
Merupakan tumor nyeri yang terjadi pada anak-anak dan dewasa muda.
-Tumor sel raksasa (osteoklastoma)
Tumor benigna selama beberapa waktu tetapi dapat mengatasi jaringan local dan menyebabkan destruksi. Bersifat lunak dan hemoragis.

2. Tumor tulang maligna
Tumor musculoskeletal maligna primer tumbuh dari sel jaringan ikat dan penyokong (sarcoma) atau dari elemen sum-sum tulang (mieloma).tumor musculoskeletal maligna meliputi:
-Osteosarkoma
Tumor tulang ini yang paling sering dan fatal. Ditandai dengan metastatis hematogen awal ke paru.dan menyebabkan mortalitas tinggi.
-Kondrosarkoma (tumor maligna primer kartilago hialin)
Tempat tumor ini sering pada pelvis, rusuk, femur, humerus, vertebra, scapula dan tibia
-Sarkoma Ewing
-Fibrosarkoma
Sarcoma jaringan lunak
-Lipo sarcoma
-Fibro sarcoma jaringan lunak
-Rabdomiosarkoma

3. Kanker tulang metastatik
Tumor yang muncul dari jaringan tubuh mana saja mengatasi tulang dan menyebabkan destruksi tulang local. Tumor yang bermetastatis ketulang paling sering adalah karsinoma ginjal, prostate, paru, payudara, ovarium, dan tiroid. Dan sering menyerang kranium, vertebra, velvis, vemur dan humerus.
Pada kanker tulang metastatis ke payudara, paru dan ginjal terjadi hiperkalsemia dengan gejala kelemahan otot, keletihan, anorexia, mual, muntah, poliuria, disritmia jantung, kejang dan koma.

Patofisiologi
Adanya tumor di tulang -- reaksi tulang normal dengan respon osteolitik (destruksi tulang) atau respon osteoblastik (pembentukan tulang)

Manifestasi klinis
-Nyeri
-Kecacatan
-Adanya pertumbuhan yang jelas
-Kehilangan BB
-Malaise
-Demam

Evaluasi diagnostic
Pemeriksaan fisik, CT, pemindaian tulang, mielogram, arteriografi, MRI, biopsy, dan essai biokimia darah dan urine, dan foto sinar-x (untuk menentukan adanya metastatis paru).

Penatalaksanaan
-Eksisi bedah
Komplikasi yang mungkin muncul dari eksisi bedah termasuk infeksi, dislokasi prostesis, non union allograft, fraktur, devetalisasi kulit dan jaringan lunak, fibrosis sendi dan kekambuhan tumor.
-Radiasi

Proses keperawatan
Pengkajian
-Catat pemahaman pasien mengenai proses penyakit
-Tanyakan pada pasien dan keluarga bagaimana cara mengatasi masalah
-Tanyakan pada pasien bagaimana mengatasi nyeri

Pemeriksaan fisik
-Palpasi ukuran dan pembengkakan jaringan lunak
-Kaji nyeri tekan
-Kaji status neurovascular
-Kaji mobilitas dan kemampuan melakukan activities

Diagnosa keperawatan
a. Nyeri b/d proses patologik dan pembedahan
b. Kurang pengetahuan mengenai proses penyakit dan program therapeutic
c. Resiko terhadap cedera fraktur patologik b/d tumor
d. Koping tidak efektif b/d rasa takut tentang ketidaktahuan, persepsi tentang proses
Penyakit dan system pendukung yang tidak adekuat
e. gg. harga diri b/d hilangnya bagian tubuh/perubahan kinerja peran

Komplikasi potensial yang dapat timbul
a. penyembuhan luka lambat
b. defesiensi luka lambat
c. infeksi

Intervensi
a. Pengontrolan nyeri dengan teknik psikologik dan farmakologik
b. Berikan HE mengenai proses penyakit dan program terapi
c. Sangga tulang yang sakit dan pembatasan BB
d. Dorong klien untuk mengungkapkan rasa takut, keprihatinan, dan perasaan mereka.
e. Berikan motivasi, dorong kepercayaan diri, pengembalian konsep diri, dan perasaan dapat mengontrol hidupnya sendiri.

Menangani komplikasi potensial
a. Tekanan pada daerah luka harus diminimalkan, ubah posisi pasien sesering
mungkin, tempat tidur teurapetik
b. Berikan nutrisi yang memadai, kolaborasi anti emetika dan teknik relaksasi
c. Kolaborasi antibiotic profilaksis dan teknik balutan aseptic, hindari infeksi lain
Selengkapnya

MAKALAH KEPERAWATAN TENTANG ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. W DENGAN DIAGNOSA MEDIS DISPEPSIA

0 komentar
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Masalah kesehatan yang sering dijumpai di Rumah Sakit maupun di masyarakat terutama pada penyakit sistem pencernaan diantaranya “DISPERSIA”
Berdasarkan penelitian pada populasi umum didapatkan bahwa 515.30% yang mencari pertolongan medis. Insiden dispepsia. Di Inggris dan Skandivia dilaporkan angka prevalensinya berkisar 7-4%. Tetapi hanya 10-20% yang mencari pertolongan medis. Insiden dispepsia pertahun diperkirakan antara 1-8% (Suryono S. et all. 2001 hal 15A)
Di Negara barat prevalensi yang dilaporkan antara 23 dan 41 %, sekitar 4 % penderitaan berkunjung ke dokter umumnya mempunyai keluhan dispepsia. Didaerah Asia Pasifik dispepsia juga merupakan keluhan yang banyak dijumpai (Kusmobroto H 2003)
Berdasarkan penyakit tersebut maka penulis tertarik untuk mengangkat kasus dispepsia sebagai sebuah laporan dengan judul “ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. W DENGA DIAGNOSA MEDIS DISPEPSIA DIRUANG YUDHA RST TINGKAT III CIREMAI CIREBON.

1.2 Tujuan
a Tujuan umum
Mampu menerapkan Asuhan Keperawatan pada pasien Ny. W dengan Diagnosa medis Dispepsia melalui pendekatan proses perawatan
b Tujuan khusus
Adapun penulisan tugas akhir ini adalah sebgai berikut:
1. Mampu melakukan pengkajian pada Ny. W dengan Diagnosa medis Dispepsia diruang yudha
2. Mampu membuat Diagnosa keperawatan menurut prioritas pada pasien
3. Mampu membuat rencana askep pada pasien Ny. W dengan Diagnosa medis Dispepsia di ruang yudha
4. Mampu menerapkan tindakan keperawatan pada pasien Ny. W dengan Diagnosa medis Dispepsia di ruang yudha
5. Mengevaluasi hasil tindakan keperawatan yang telah di laksanakan sesuai dengan tujuan yang telah diterapkan

1.3 Manfaat
a. Bagi Penulis
1. Mengetahui labih jauh lagi tentang penyakit Dispepsia
2. Mengetahui askep pada kasus Dispepsia dengan baik dan benar
b. Bagi Pendidikan
Sebagai koleksi tambahan buku-buku diperpustakaan dan sebagai kerangka acuan dalam pembuatan Asuhan Keperawatan

1.4 Ruang Lingkup
Dalam penulisan Tugas akhir ini penulis membatasi masalah Asuhan Keperawatan pada Ny. W dengan diagnosa medis Dispepsia di ruang Yudha RST Tingka III Ciremai Cirebon.

1.5 Metode Penulisan
Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan laporan Tugas Akhir adalah metode Deskrisif dan teknik pengumpulan data sebagai berikut:
1. Wawancara
2. Observasi
3. Studi Dokumentasi
4. Studi Kepustakaan

1.6 Sistematika Penulis
Sistematika penulisan laporan tugas akhir ini adalah sebagai berikut:
BAB I : Pendahuluan meliputi : Latar Belakang, Tujuan, Manfaat, Ruang
Lingkup Metode Penulisan, Sistematika Penulisan
BAB II : Tinjauan Teoritis Meliputi : Definisi. Etiologi. Potofisiologi.
Anatomi Fisiologi. Penatalaksanaan. Pencegahan
BAB III : Pembahasan Aspek meliputi : Pengkajian. Analisa data. Diagnosa
Keperawatan. Perencanaan. Catatan Perkembangan
BAB IV : Penutup meliputi : Kesimpulan dan Saran

UNTUK FILE DOKUMEN LENGKAP BISA DI DOWNDLOAD DI SINI
Selengkapnya

Selasa

Jangan Todongkan Senjata di Kepalaku …

0 komentar
Wahai mahasiswaku …
Wahai pedjoeangku dan pengikut madzab penelitianku …
Aku tahu kelelahanmu dalam mengejar deadline tesismu
Aku pahami bagaimana penatnya dirimu …
Menatap masalah penelitianmu
Aku juga mengerti gelisahnya hatimu …
Melihat landasan teori dan data penelitianmu
Buy Cheap Office Professional Plus 2010 32-bit | Buy Cheap Office Professional Plus 2010 64-bit | Buy Cheap Windows XP Professional with Service Pack 3 | Buy Cheap Adobe Photoshop CS5 Extended | Buy Cheap Office Professional 2007 | Buy Cheap Office Home and Student 2007 | Buy Cheap Adobe Acrobat 9 Pro Extended | Buy Cheap Nero Multimedia Suite 10 | Buy Cheap Windows 7 Ultimate 64 bit | Buy Cheap Windows 7 Ultimate 32 bit | Buy Cheap ABBYY FineReader 10 Professional Edition | Buy Cheap Adobe Creative Suite 5 Master Collection | Buy Cheap Adobe InDesign CS4 for MAC | Buy Cheap Mac OS X v10.5.6 Leopard | Buy Cheap Adobe Creative Suite 5 Design Premium | Buy Cheap Adobe Dreamweaver CS5 | Buy Cheap Adobe Photoshop Lightroom 3 | Buy Cheap Windows 7 Professional 32 bit | Buy Cheap AutoCAD LT 2011 | Buy Cheap Windows 7 Home Premium 64 bit | Buy Cheap Windows 7 Professional 64 bit | Buy Cheap Office 2003 Professional (including Publisher 2003) | Buy Cheap Adobe Premiere Pro CS5 | Buy Cheap Adobe Creative Suite 5 Design Premium for MAC | Buy Cheap Windows 7 Home Premium 32 bit | Buy Cheap Adobe Illustrator CS5 | Buy Cheap Adobe InDesign CS4 | Buy Cheap AutoCAD 2011 | Buy Cheap Adobe Photoshop CS4 Extended | Buy Cheap Intuit QuickBooks 2010 for Mac | Buy Cheap Adobe Photoshop Lightroom 3 for MAC | Buy Cheap Visio Professional 2007 | Buy Cheap Aperture 3 for MAC | Buy Cheap Adobe Creative Suite 5 Master Collection for MAC | Buy Cheap Kaspersky Internet Security 2011 | Buy Cheap Nuance PaperPort 12 | Buy Cheap Adobe Photoshop CS5 Extended for MAC | Buy Cheap CorelDRAW Graphics Suite X5 | Buy Cheap Adobe Illustrator CS4 | Buy Cheap Capture One 5 PRO for MAC | Buy Cheap Final Cut Express 4 for MAC | Buy Cheap 1Password 3 for MAC | Buy Cheap FileMaker Pro 11 Advanced for MAC | Buy Cheap Adobe After Effects CS4 | Buy Cheap Adobe Dreamweaver CS4 | Buy Cheap Publisher 2007 | Buy Cheap Guitar Pro 5 with RSE | Buy Cheap Adobe Flash Professional CS5 | Buy Cheap Adobe Indesign CS5 | Buy Cheap AutoCAD Inventor Professional Suite 2011 | Buy Cheap Logic Express 9 | Buy Cheap FileMaker Pro 11 Advanced | Buy Cheap Microsoft Office 2011 Standard for MAC | Buy Cheap Microsoft Office 2011 Business for Mac
Aku sadari bahwa tak banyak yang bisa aku lakukan untukmu
Tapi yakinlah, aku selalu berusaha mendukungmu
Mengarahkan topik penelitianmu dan memfokuskan pemikiran liarmu
Aku juga sediakan referensi dan literatur ilmiah terbaik untukmu
Termasuk langgankan digital library ACM dan IEEE untukmu
Tak ada yang harus kau balas dari semua dukunganku untukmu
Tapi aku hanya minta sesuatu …
Tolong beri aku waktu yang cukup untuk mereview draft tesismu
Tolong sinkronkan masalah, tujuan dan kesimpulan penelitianmu
Tolong bebaskan aku dari masalah kesalahan redaksional draft tesismu
Intinya, tolong rapikan draft tesismu, sebelum kau bawa padaku
Jangan bebankan padaku masalah pengecekan spelling atau layouting tesis
Juga penyusunan kalimat atau cara menyusun daftar referensi
Karena itu hanya akan mengurangi fokus otakku
Dan menumpulkan ketajaman review konten pada tesismu
Aku juga minta tolong …
Jangan pernah jatuhkan masalah kepadaku
Hanya karena buruknya pengaturan waktumu
Terakhir, aku mohon, jangan paksa aku …
Untuk tanda tangan persetujuan tesismu, tanpa kau pernah bawa hasil revisimu
Karena itu sama saja dengan menodongkan senjata di kepalaku
Wahai mahasiswaku …
Andai kau tahu betapa sayangnya aku padamu
Aku yakin, kau takkan pernah melakukan itu padaku
Selengkapnya

Lintas Islam

Selengkapnya »

Informasi

Selengkapnya »

Lintas Budaya

Selengkapnya »

Lintas Makalah

Selengkapnya »
 

Followers

Copyright © JAGO COPY BLOGSPOT | All Right Reserved.
Template By Ervanda.info
Bloggers - Meet Millions of BloggersHosting Gratis