HOME
HEADLINE NEWS :
 

Sabtu

Juventus, Si Nyonya Tua yang Melegenda

0 komentar
Juventus Football Club adalah klub sepak bola yang bermarkas di Kota Turin, Italia. Juventus berdiri pada 1 November 1897. Juventus Football Club populer dengan sebutan Juve. Nama Juventus sendiri berasal dari bahasa Latin, iuventus, yang artinya masa muda.

Penggagas berdirinya klub ini adalah sekelompok pelajar Massimo D’Aeglio Lyceum Turin. Saat itu, usia mereka masih sangat muda, antara 14 dan 17 tahun.

Sejarah panjang berdirinya klub sepakbola ini terpapar dari berbagai prestasi yang telah diraihnya. Klub sepakbola yang menonjol dengan warna hitam dan putih ini memang abadi seperti kedua warna itu.

Sebagai klub sepakbola yang besar di Italia, Juventus mendapatkan banyak pesaing. Negara yang terkenal dengan pasta dan kebudayaan Roma yang melegenda ini memang menjadikan sepakbola sebagai olahraga utamanya.

Usianya yang sudah tidak lagi muda, seperti jaminan dalam kualitas yang dimiliki Juventus. Kenyataannya, berbagai prestasi telah diraih oleh Juventus dalam berbagai kejuaraan. Mereka seolah belajar dari waktu. Bahwa waktu yang membawa klub ini hingga berada dalam jajaran tertinggi klub bola di Italia.

Masa keemasan Juventus tidak pernah lepas dari sejarah. Sejarah manis yang terjadi pada 1980-an membuat Juventus semakin diperhitungkan oleh masyarakat bola Italia. Taji yang ditancapkan semakin dalam dan kuat. Mengukuhkan klub ini sebagai salah satu klub hebat yang dimiliki Italia.
Prestasi Juventus

Sepanjang sejarah, Juventus FC telah 27 kali meraih gelar scudetto (juara) Seri A Liga Italia. Secara keseluruhan, klub berseragam garis-garis putih hitam ala zebra yang berjuluk La Vecchia Signora (Nyonya Tua) ini telah 40 kali memenangi berbagai kejuaraan resmi di Italia. Sementara, untuk level Eropa dan dunia, 11 kejuaraan berhasil dimenangi Juventus.

Berikut ini daftar prestasi Juventus FC.
1. Prestasi Juventus - Gelar di Italia

    Serie A: 27 kali
    Coppa Italia: 9 kali
    Supercoppa Italiana: 4 kali
    Serie B: 1 kali

2. Prestasi Juventus - Gelar Eropa

    UEFA Champions League/European Champions Cup: 2 kali
    UEFA Cup Winners' Cup: 1 kali
    UEFA Cup: 3 kali
    UEFA Intertoto Cup: 1 kali
    UEFA Super Cup: 2 kali

3. Prestasi Juventus - Gelar Dunia

    Intercontinental Cup: 2 kali

Pemain dan Pelatih Legendaris Juventus

Pada musim 1957 – 1958 Juventus merekrut dua striker, John Charles dan Omar Sivori. Omar Sivori kemudian menjadi pemain Juventus pertama yang mendapat penghargaan European Footballer of the Year pada musim tersebut.

Salah satu pelatih terbaik yang dimiliki Juventus adalah Giovanni Trapattoni. Bersama Trapattoni, Juventus meraih enam gelar Serie A antara 1976 dan 1986. Pada 1984, Juventus memenangi gelar juara liga mereka yang ke-20 dan menjuarai UEFA Cup.

Pada 1985 Trapattoni mempersembahkan gelar UEFA Champions Cup dengan mengalahkan Liverpool. Legenda Prancis, Michel Platini, mencetak satu-satunya gol kemenangan Juventus. Namun, kemenangan itu diraih setelah terjadi kerusuhan suporter di stadion Heysel, Brussel, tempat berlangsungnya final kejuaraan tersebut.

Juventus kembali mendominasi Italia dan Eropa pada era kepelatihan Marcello Lippi yang dimulai pada pertengahan 1990-an. Pada musim pertamanya (1994 – 1995), Lippi membawa Juventus menjuarai Serie A untuk pertama kalinya sejak pertengahan 1980-an. Musim berikutnya Juventus mengalahkan Ajax di final Liga Champions. Adapun para pemain yang menonjol pada era ini antara lain Ciro Ferrara, Roberto Baggio, Gianluca Vialli, dan Alessandro Del Piero.

Setelah memenangi Liga Champions, Lippi memboyong Zinédine Zidane, Filippo Inzaghi, dan Edgar Davids. Di dalam negeri Juventus menjuarai Serie A pada 1996–1997 dan 1997–1998. Sebelumnya, Juventus memenangi UEFA Super Cup dan UEFA/CSF Intercontinental Cup pada 1996. Juventus mencapai final Liga Champions pada 1997 dan 1998, tetapi dikalahkan Borussia Dortmund dan Real Madrid.

Antara 1999 – 2001, Juventus sempat dilatih Carlo Ancelloti. Namun, pada 2001 Lippi kembali ke Delle Alpi. Pada era ini, pemain-pemain seperti Gianluigi Buffon, David Trézéguet, Pavel Nedved, dan Lilian Thuram, membawa Juventus meraih gelar scudetto pada musim 2001–2002 dan 2002–2003. Pada 2003, Juventus melaju ke all Italian Champions League final, tetapi kalah dari AC Milan dalam adu penalti. Tahun berikutnya, Lippi ditunjuk menjadi pelatih tim nasional Italia.

Fabio Capello menjadi pelatih Juventus pada 2004. Ia membawa Juventus menjuarai Serie A dua musim berturut-turut, 2004–2005 dan 2005–2006.  Namun, pada Mei 2006, Juventus dan empat klub Serie A lainnya terbukti terlibat skandal pengaturan pertandingan. Hasilnya, Juventus harus terdegradasi ke Serie B dan gelar scudetto Serie A yang mereka raih pada 2005 dan 2006 dibatalkan.

Juventus juga memberi kontribusi besar kepada tim nasional Italia. Tim nasional Italia telah empat kali menjadi juara dunia, yakni pada 1934, 1938, 1982, dan 2006. Keberhasilan tim nasional tersebut tidak bisa dilepaskan dari peran pemain-pemain Juventus. Sepanjang sejarah, Juventus merupakan klub yang paling banyak menyumbangkan pemain untuk tim nasional Italia.

Pada Piala Dunia 1982 di Spanyol, striker Juventus, Paolo Rossi, menjadi pencetak gol terbanyak dan berhak mendapatkan Sepatu Emas. Sementara itu, pada Piala Dunia 1990 di Italia, satu orang lagi pemain Juventus, Salvatore Schillaci, meraih gelar sepatu emas setelah menjadi top scorer.
Stadion Juventus

Pada dua musim perdana mereka, yakni 1897 dan 1898, Juventus menggelar pertandingan kandang di Parco del Valentino dan Parco Cittadela. Pada musim selanjutnya hingga 1908 mereka bermarkas di Piaa d’Armi Stadium, kecuali pada 1905 dan 1906, ketika Juventus bermain di Corso Re Umberto.

Antara 1909 dan 1922, Juventus bermarkas di Corso Sebastopoli Camp. Kemudian, mereka pindah ke Corso Marsiglia Camp hingga 1933. Pada akhir 1933, Juventus bermain di Stadion Mussolini. Setelah Perang Dunia II berakhir, nama Stadion Mussolini diganti menjadi Stadion Comunale Vittorio Pozzo. Stadion ini dipakai untuk pertandingan kandang Juventus hingga 1990.

Selanjutnya, Juventus menggunakan Stadion Delle Alpi sebagai markas mereka hingga akhir musim 2005 – 2006. Sejak Agustus 2006, Juventus balik ke kandang lama, Stadion Comunale, yang saat ini lebih dikenal dengan nama Stadio Olimpico. Saat ini Juventus sedang membangun stadion baru di lahan bekas Stadion Delle Alpi. Pembangunan stadion baru, yang nantinya bernama Juventus Arena ini, diperkirakan akan rampung pada awal musim 2011 – 2012.
Warna, Logo, dan Julukan Juventus

Klub sepak bola Italia, Juventus, memiliki kostum berwarna hitam dan putih mirip zebra dengan motif garis-garis. Kostum kebesaran Juventus ini sudah dipakai sejak 1903. Sebenarnya, dulu kostum Juventus berwarna pink. Akan tapi, karena ada salah satu pemain Juventus yang memutuskan untuk tampil dengan menggunakan pakaian atau kostum belang (hitam putih), akhirnya Juventus pun memutuskan untuk mengganti kostumnya dengan warna hitam putih bermotif garis-garis.

Logo resmi Si Nyonya Tua telah mengalami metamorfosis sejak 1920. Perubahan terakhir dilakukan pada musim kompetisi 2004/2005. Perubahan tersebut dilakukan dengan mengubah bentuk logo menjadi oval dengan lima garis vertikal, dan banteng yang terbentuk dalam sebuah siluet.

Sebelum musim kompetisi 2004/2005, Juventus memiliki sebuah simbol yang berwarna biru. Simbol tersebut merupakan simbol lain dari kota tempat Juventus bermarkas, yaitu Turin. Dalam logo yang sekarang, ditambahkan pula dua bintang di atas logo Juventus. Bintang tersebut menandakan bahwa juventus telah meraih gelar Juara Serie-A sebanyak 20 kali.

Juventus sebagai klub besar di Italia maupun dunia memiliki beberapa julukan. Julukan bagi Klub Juventus antara lain La Vecchia Signora (Si Nyonya Tua) dan I Bianconeri (Si Belang). Kedua julukan tersebut begitu melekat dalam jiwa Juventus.
Unduh Adobe Flash player
Patut saya ucapkan terima kasih kepada sobat, atas kunjungannya ke Jago Copy Blogspot
  • Oya Sobat Qu, Jangan lupa Komentarnya, Like Facebook Jago Copy dan Follow Twitter saya ya.. dibawa ini

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Terima kasih atas kunjungan, Jangan lupa komentarnya

    Lintas Islam

    Selengkapnya »

    Informasi

    Selengkapnya »

    Lintas Budaya

    Selengkapnya »

    Lintas Makalah

    Selengkapnya »
     

    About Me

    Foto saya

    Ervanda Saputra / Ungo
    Pemilik Webblog ini Ervanda Saputra atau lebih dikenal dengan gelar Ungo, ungo mulai terjun didunia bloging sejak
    pertengahan tahun 2007, awalnya ungo memag tidak mengenal yang namanya internet apalagi dengan bloging ini..! Selengkapnya

    Followers

    Pengikut G+

    Copyright © JAGO COPY BLOGSPOT | All Right Reserved.
    Template By Ervanda.info
    Bloggers - Meet Millions of BloggersHosting Gratis