HOME
HEADLINE NEWS :
 

Minggu

Sistem Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan

0 komentar

Sistem Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan
Halo Jagocopyer pada sehat semuakan..? kalau pada sehat saya akan membahas lagi pembahasan Bahasa Indonosi yang berjudul Sistem Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan..! yang disempurnakan...??? anda benar, Ejaan bahasa indonesia mempunyai banya ejaan yang telah tidak digunakan lagi karena telah disempurnakan dengan Ejaan yang benar, ingat ga sama isi proklamasi yang Asli..? coba cari ya.! ada yang bedakan ejaannya. hehe lansung aja ke pembahasan.
Ejaan tidak hanya berkaitan dengan cara mengeja suatu kata, tapi juga berkaitan dengan cara mengatur penulisan huruf menjadi satuan yang lebih besar, misalnya kata, kelompok kata atau kalimat. Ejaan adalah keseluruhan peraturan bagaimana melambangkan bunyi ujaran dan bagaimana antarhubungan antara lambang-lambang itu (pemisahan dan penggabungannya dalam suatu bahasa). Ia merupakan ketentuan yang mengatur penulisan huruf menjadi satuan yang lebih besar berikut penggunaan tanda bacanya. 

Saat ini bahasa Indonesia menggunakan sistem Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan sebagai sistem tatabahasa yang resmi. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan tidak hanya meliputi pemakaian huruf, pemakaian huruf kapital dan huruf miring, penulisan kata, penulisan unsur serapan dan pemakaian tanda baca saja, melainkan juga meliputi pedoman umum pembentukan istilah dan pedoman pemenggalan kata. 
Sistem Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan
Sebelum diberlakukannya atau ditetapkannya sistem ejaan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan dalam sistem tatabahasa bahasa Indonesia, ada beberapa sistem ejaan yang berlaku dalam tatabahasa bahasa Indonesia.
Pada tahun 1901 ditetapkan sistem ejaan van Ophuijsen sebagai sistem ejaan yang berlaku resmi di Indonesia. Ejaan van Ophuijsen merupakan ejaan bahasa Melayu dengan huruf  Latin. Perancang ejaan ini adalah seorang berkebangsaan Belana, vam Ophuijsen, dibantu oleh Engku Nawawi Gelar Soetan Ma'moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim. 

Sistem ejaan ini berbeda dengan sistem ejaan dalam Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Berbeda dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan yang menggunakan huruf ( y ) dalam menuliskan kata-kata yang, payah, atau sayang, Ejaan van Ophuijsen masih menggunakan huruf ( j ) untuk menuliskan kata-kata tersebut. Sementara untuk menuliskan kata-kata seperti guru, itu, umur, ejaan van Ophuijsen tidak menggunakan huruf ( U ) melainkan menggunakan huruf oe. 

Setelah menggunakannya lebih dari empat puluh tahun lamanya, akhirnya ejaan van Ophuijsen telah disempunakan dan tidak diberlakukan lagi. Ejaan itu diganti dengan ejaan Soewandi. Ejaan ini diresmikan pada tanggal 19 Maret 1947. Ejaan ini disebut juga Ejaan Republik

Dalam sistem ejaan ini, bahasa Indonesia sudah menggunakan huruf ( U ) untuk menuliskan kata-kata semacam "guru, itu, umur" Tetapi masih seperti ejaan van Ophuijsen, ejaan ini juga masih menggunakan huruf ( J ) untuk menuliskan kata-kata seperti "pajah, sajang, jang" Selain itu, tidak seperti Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, dalam ejaan Soewandi awalan di- dan kata depan di keduanya ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya, seperti kata depan di pada dirumah, dikebun, disamakan dengan imbuhan di- pada ditulis, dikarang. 

Hal tersebut jelas berbeda dengan sistem ejaan dalam Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan, kata depan di dan imbuhan di- ditulis dengan cara yang berbeda. Kata depan Contoh awalan "Di" "di pada di rumah, di kebun" ditulis secara terpisah. Sementara imbuhan di- pada dimakan, ditulis tetap ditulis secara serangkai. 

Selain ejaan van Ophuijsen dan ejaan Soewandi, bahasa Indonesia juga pernah memberlakukan ejaan Melindo. Ejaan ini dihasilkan pada akhir 1959 lewat sidang perutusan Indonesia dan Melayu. Tetapi karena perkembangan politik pada tahun-tahun berikutnya, ejaan ini urung diresmikan penggunaannya.

Editor : Jago Copy
Unduh Adobe Flash player
Patut saya ucapkan terima kasih kepada sobat, atas kunjungannya ke Jago Copy Blogspot
  • Oya Sobat Qu, Jangan lupa Komentarnya, Like Facebook Jago Copy dan Follow Twitter saya ya.. dibawa ini

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Terima kasih atas kunjungan, Jangan lupa komentarnya

    Lintas Islam

    Selengkapnya »

    Informasi

    Selengkapnya »

    Lintas Budaya

    Selengkapnya »

    Lintas Makalah

    Selengkapnya »
     

    About Me

    Foto saya

    Ervanda Saputra / Ungo
    Pemilik Webblog ini Ervanda Saputra atau lebih dikenal dengan gelar Ungo, ungo mulai terjun didunia bloging sejak
    pertengahan tahun 2007, awalnya ungo memag tidak mengenal yang namanya internet apalagi dengan bloging ini..! Selengkapnya

    Followers

    Pengikut G+

    Copyright © JAGO COPY BLOGSPOT | All Right Reserved.
    Template By Ervanda.info
    Bloggers - Meet Millions of BloggersHosting Gratis